Pasar dan Konsumen Adaro
Menggerakkan Asia dan Wilayah Lainnya

Adaro-Customers

Selama dua dekade terakhir, Adaro telah dikenal dengan konsistensi dalam kualitas dan kehandalan batubaranya. Merek dagang Adaro Indonesia yaitu Envirocoal, dengan karakteristik polutan yang rendah, telah menciptakan reputasi sebagai bahan bakar padat yang paling ramah lingkungan.

Para pelanggan Adaro juga menikmati standar pelayanan yang sangat tinggi, dimana Adaro mengirimkan teknisi pembakaran ke lokasi mereka untuk memberikan panduan teknis dalam penggunaan Envirocoal.

Upaya penjualan batubara terus difokuskan pada pasar termal utama di Asia, termasuk Indonesia, dan Asia meliputi kira-kira 90% penjualan Adaro pada tahun 2015. Sisanya dipasok ke pasar Atlantis dan negara-negara di Amerika. Dalam hal volume penjualan, 87% di konsumennya merupakan perusahaan-perusahaan pembangkit listrik dan 11% merupakan produsen semen.

Adaro menawarkan kontrak berdasarkan volume dengan negosiasi harga yang dilakukan per tahun. Harga dapat berupa harga tetap atau mengacu kepada indeks harga, sementara biaya dapat dikelola secara efektif melalui model bisnis unik yang terintegrasi secara vertikal. Adaro tidak berencana untuk menggunakan banyak variasi harga, dalam rangka mengurangi risiko fluktuasi harga.

Posisi Adaro di Pasar

Kesulitan di pasar batubara masih berlanjut di sepanjang tahun 2015. Harapan bahwa pasar akan menyentuh titik balik tidak terpenuhi, akibat kelebihan suplai dan permintaan yang melambat. Dalam perdagangan batubara lintas samudra (seaborne), terjadi penurunan impor batubara termal sebesar 67 juta ton oleh Cina di tahun 2015, yang menurunkan total permintaan batubara seaborne untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun.

Sebagai tanggapan strategis terhadap kondisi pasar, Adaro menurunkan produksi, hanya kedua kalinya selama sejarahnya yang melebihi dua dasawarsa, sebesar 4,8 juta ton lebih rendah dibandingkan tahun 2014. Strategi Adaro adalah menyimpan cadangan batubara untuk mendorong pertumbuhan domestik, serta untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listriknya.

Penjualan PT Adaro Indonesia (AI), anak perusahaan Adaro yang memproduksi batubara dengan skala terbesar, mencapai 51,4 juta ton di tahun 2015, dengan melayani 56 pelanggan di 14 negara. Penjualan rata-rata per bulannya mencapai 4,3 juta ton.

Penjualan batubara domestik tercatat 11,0 juta ton, atau 22% dari total penjualan, dimana 90% dari jumlah ini disuplai untuk pembangkit listrik, dan 90% dari penjualan dilakukan dengan kontrak jangka panjang.

Sisanya sebanyak 40,4 juta ton dijual di pasar ekspor. Tujuan ekspor tunggal terbesar adalah Cina, dimana penjualan AI tidak terkena dampak melemahnya permintaan yang tercermin pada pengiriman ke Cina sebesar 8,6 juta ton, 14% lebih tinggi daripada tahun 2014. Tujuan ekspor tunggal terbesar kedua adalah India dengan volume 6,9 juta ton, 20% lebih rendah daripada tahun 2014 akibat kompetisi harga yang agresif.

Asia Utara – Jepang, Hong Kong, Korea dan Taiwan – mengkonsumsi 14,9 juta ton. Penjualan ke pasar-pasar premium ini turun signifikan karena kompetisi harga dari Australia dan Rusia.

Sebanyak 6,4 juta ton batubara Adaro dijual ke negara-negara ASEAN, sedikit lebih rendah daripada tahun 2014, tetapi Adaro tetap optimis dengan melihat tanda-tanda penetrasi ke pasar-pasar baru Asia Tenggara seperti Bangladesh dan Vietnam.

Menjawab permintaan pasar, pada tahun 2015, Adaro memperkenalkan produk campuran antara batubara Wara dan batubara Balangan yang menghasilkan produk dengan nilai kalor yang lebih tinggi daripada batubara Wara yang tidak dicampurkan. Produk ini pertama kali dijual pada bulan November, dan sampai akhir tahun, penjualannya telah mencapai 250.000 ton, atau 0,5% dari total penjualan, dan diperkirakan produk ini akan semakin diminati pada tahun 2016.

Penjualan batubara E5000 turun 4,6 juta ton, demi menjaga kecukupan cadangan produk berkalori tinggi ini di tambang Tutupan. Adaro juga meningkatkan penjualan batubaranya yang berkalori lebih rendah, yaitu E4900 sebanyak 3,9 juta ton untuk mengkompensasi penurunan penjualan E5000, mempertahankan kualitasnya melalui manajemen portofolio atau menyediakan produk campuran yang mengikuti permintaan pasar dan memasuki pasar-pasar yang baru. Penjualan batubara E4000 menurun sebesar 4,1 juta ton.

Lanskap Kompetitif

Adaro memiliki tiga pesaing utama untuk E5000 dan E4900 di pasar batubara lingkungan, sub-bituminous, sedangkan E4000 memiliki lebih banyak pesaing. Kami bersaing pada harga, kepastian pengiriman dan sejarah kualitas kami yang mapan. Keunggulan kompetitif kami atas perusahaan batubara Indonesia lainnya berada pada cadangan terbukti kami yang besar, hubungan erat kami dengan kontraktor tambang, model bisnis yang terintegrasi secara vertical, dan track record pemasokan Envirocoal berkualitas kami kepada konsumen.

Kami bersaing di dalam pasar batubara yang lebih luas untuk penjualan batubara domestic dan internasional dengan banyak perusahaan batubara Indonesia, termasuk PT Kaltim Prima Coal, PT Arutmin Indonesia, PT Kideco Jaya Agung, PT Berau Coal dan perusahaan batubara yang dikendalikan oleh PT Indo Tambangraya Megah, Tbk.

Pesaing utama kami di pasar batubara yang lebih luas di Asia meliputi produsen batubara besar dari Australia, Afrika Selatan, dan Cina, seperti Rio Tinto, BHP Billiton, Anglo American, Xstrata, China Shenhua Energy dan China Coal Energy. Kami percaya bahwa kami memegang keunggulan kompetitif atas pesaing kami dari Australia dan Afrika Selatan mengingat kedekatan relatif geografis kami kepada pelanggan Asia kami.

Pesaing utama kami untuk penjualan di Eropa adalah penambang batubara yang memiliki operasi di Afrika Selatan dan Rusia, termasuk Xstrata, Anglo American, dan BHP Billiton. Pesaing utama kami di Benua Amerika untuk penjualan batubara adalah penambang batubara AS termasuk yang berada di wilayah Powder River Basin dan penambang batubara dari Kolombia.

Kami juga menghadapi saingan dalam semua pasar dimana kami beroperasi dari pemasok sumber energy alternatif batubara, terutama dari gas alam dan tenaga nuklir.

Baca lebih lanjut Tentang Adaro
  • Sekilas mengenai Adaro

    Menjelajahi, menambang dan menjual batubara; menghasilkan listrik dari batubara. Memahami bisnis kami dalam hitungan detik

  • Visi Adaro

    Adaro berusaha untuk memberikan energi positif dari batubara Indonesia. Lihat bagaimana strategi kami membantu kami untuk mencapainya

  • Produk Batubara yang Lebih Bersih

    Produk into kami, Envirocoal, adalah bahan bakar fosil padat terbersih di dunia. Cari tahu apa yang membuatnya luar biasa.

  • Cadangan dan Sumber Daya Batubara

    Kami mengontrol dan memiliki opsi pada 12 milyar ton batubara di Indonesia. Lihat dimana lokasinya dan bagaimana rencana kami menambangnya

  • Pasar dan Konsumen Adaro

    Kami menjual batubara kami kepada penyedia listrik dan produsen semen di Indonesia dan seluruh dunia. Cari tahu siapa dan dimana

  • Struktur Perusahaan

    Kami memiliki saham di 21 anak perusahaan yang terintegrasi secara vertikal. Cari tahu bagaimana mereka beroperasi dan bekerja bersama

  • Tim Manajemen

    Kami memiliki kepemilikan yang unik didasarkan pada lima keluarga pemegang saham utama. Mengenal lebih direktur dan komisaris kami

  • Sejarah Adaro

    Adaro telah melangkah jauh sejak dimulainya operasi kami pertama kalinya. Lihat bagaimana kami tumbuh menjadi salah satu perusahaan terbesar di Indonesia

  • Tata Kelola Perusahaan

    Adaro menekankan prinsip tata kelola perusahaan dengan standar kelas dunia untuk memastikan pelayanan terbaik bagi pemegang saham

  • Penghargaan untuk Adaro

    Adaro diakui kualitasnya di bidang pertambangan, pengelolaan lingkungan dan tempat bekerja. Baca lebih lanjut

  • FAQs

    Bagaimana kami menemukan batubara kami? CSR apa yang kami lakukan? Apa rasanya bekerja di Adaro? Temukan jawabannya disini dan yang lainnya

  • Daftar Istilah

    Memahami terminologi batubara: FGD, demurrage, overburden, GAR, panamax, calorific value dan lainnya

  •